Rabu, 10 September 2014

The Raid 2: Berandal (2014)

Sutradara : Gareth Evans
Skenario : Gareth Evans
Pemeran : Iko Uwais, Yayan Ruhian, Arifin Putra, Julie Estelle, Tio Pakusadewo, Oka Antara, dll.
Genre : Action, Thriller
Studio : Merantau Films, XYZ Films
Bahasa : Indonesia, Jepang

Dunia sineas Indonesia patut berbangga hati, usai sukses dengan film "The Raid Redemption" yang rilis pada tahun 2011 yang lalu, Gareth Evans kembali menyuguhkan sequel film tersebut lewat "The Raid 2: Berandal" yang launching di tahun 2014 ini yang diproduksi oleh Merantau Films. Film dibuka dengan adegan pembunuhan di kebun tebu, dari awal saja nuansa kekerasan sudah dimulai. The Raid 2 menyuguhkan adegan perkelahian secara keras dan juga vulgar. Rama (Iko Uwais) masih terus berjuang untuk membasmi organisasi kriminal di Jakarta, dimana pada sequel pertama The Raid Redemption diceritakan bahwa Rama merupakan seorang anggota polisi baru yang berhasil menupas komplotan narkotik. Dia kemudian direkrut oleh Bunawar (Cok Simbara) yang merupakan kepala polisi jujur dan memiliki reputasi bersih sebagai agen polisi penyamar. Rama pun harus rela meninggalkan istri dan anaknya untuk dilatih kembali menjadi pembunuh berdarah dingin. Dia akan disusupkan ke dalam komplotan gembong mafia serta harus menumpas praktik kotor yang penuh skandal korupsi dan suap.

Rencana disusun dengan matang. Rama harus menyusup melalui Ucok (Arifin Putra) yang tengah dipenjara. Ucok adalah anak bos mafia besar bernama Bangun (Tio Pakusadewo). Untuk memuluskan penyamaran, Rama harus dijebloskan ke dalam penjara. Diapun mulai terlibat baku hantam dengan sesama narapidana di dalam penjara. Rama mulai mencuri perhatian Ucok. Dengan kemampuan berkelahi tanpa senjata, Rama berhasil menyelamatkan Ucok saat terjadi huru-hara di dalam penjara. Seni beladiri yang berpadu dengan kekerasan vulgar dilakukan di dalam lumpur secara apik. Selepas ke luar dari penjara, Rama direkrut oleh Bangun untuk menjadi anak-buahnya. Dia bahkan disediakan apartemen mewah khusus sebagai rasa terima kasih atas jasa menyelamatkan Ucok di dalam penjara. Menjadi kepercayaan bos mafia, Rama turut dalam operasi penagihan 'uang keamanan' kepada para pebisnis ilegal. Ucok yang dipercaya untuk memimpin menagih duit jatah kepada produsen film porno. Namun, perkelahian tak terhindarkan akibat keinginan Ucok agar uang setorannya dinaikkan. Tetapi konflik sesungguhnya bukan di sana. Adanya persaingan antara Bangun dan keluarga mafia lainnya yang berasal dari Jepang. 

Gareth memang menyuguhkan adegan-adegan berkelahi secara apik dengan pengambilan dari jarak dekat. Seperti biasa, laga pembunuhan dengan menunjukkan adegan menggorok leher, menembak jarak dekat, serta sadisme aktor-aktor dalam membunuh, menjadi ciri khas The Raid. Tak hanya itu, adegan kebut-kebutan di beberapa sudut Ibukota Jakarta juga menjadi hal yang menarik. Terlebih kepiawaian sejumlah aktor kawakan seperti Roy Marten, dan aktor muda Alex Abbad, dan Oka Antara, menambah kuatnya film ini.

Penampilan Julie Estelle sebagai Hammer Girl yang tanpa dialog dapat membunuh secara sadis hanya bermodal palu di dalam kereta api juga patut diacungi jempol. Meski sedikit, Marsha Timothy dan Cecep Arif Rahman ikut menjadi pelengkap. Tak tanggung-tanggung, Gareth mendatangkan aktor asal Jepang Kenichi Endo sebagai kepala geng Goto dan Kazuki Kitamura sebagai putranya. Penasaran kan bagaimana kisahnya, langsung saja unduh filmnya pada tautan dibawah.
Rating : 7.9/10                                           Download film (via torrent/magnet link)

0 komentar :

Posting Komentar