Sabtu, 09 Maret 2013

Grup Band Element Bubar, Benarkah..?

Grup band Element terbentuk pada tahun 1999. Bongkar-pasang personel sebuah grup band, rasanya biasa terjadi, tak terkecuali grup band ini. Kini, setelah ditinggal vokalisnya yang terdahulu, Lucky Widjatmoko, grup band bernama Element ini digawangi oleh Ferdy Taher (vokalis), Didi Riyadi (drummer), Ibank (bassist), Fajar (keyboardist), Arya (gitaris), dan Adhit (gitaris). Namun, selama 5 tahun kabar tentang keberadaan Element mendadak kabur. Mereka nyaris tidak muncul tanpa karya. Bahkan, belakangan dikabarkan, Element sudah bubar dengan sendirinya, karena adanya persaingan industri musik Tanah Air yang ketat. Akan tetapi, sang drummer Didi Riyadi membantah kabar itu. Didi menegaskan, bahwa Element masih ada sampai sekarang, hanya selama 4 tahun tersebut, para personelnya sibuk dengan aktifitas masing-masing. 

"Sampai sekarang kami masih jalan. Terakhir kumpul setahun lalu, kami masih ngeband dan latihan," ujar Didi. "Di Element sendiri nggak ada apa-apa, cuman sekarang masing-masing personelnya lagi sibuk jalani proyek sendiri-sendiri," lanjut Didi.

Menurut Didi, perihal ketidak-munculan grup bandnya ini bukanlah lantaran masing-masing personelnya menemui jalan buntu untuk membuat sesuatu karya lagi. Hanya saja, Element bingung terhadap bisnis musik sekarang ini yang dianggapnya sudah mentok. Lalu, kata Didi, market atau pasar musik sekarang ini maunya apa, pihaknya masih meraba-raba hingga sekarang. Maklumlah, pasar di Indonesia sekarang sedang dikuasai oleh boy/girl band ala Korea dan grup band beraliran pop Melayu.

"Justru kami tidak pernah mengkhawatirkan zaman. Hanya pasti ada waktunya lagi Element mencuat ke permukaan," ucap Didi.

Pastinya, Element tak mau asal kumpul tanpa menghasilkan sebuah karya lagi. Namun, tambah Didi, apabila Element kumpul kembali inginnya lebih kompak dan semangat barunya dapat lagi. Mengenai kabar tentang Element bubar, sebenarnya Didi merasa sedih, pasalnya, Element tenyata tidaklah bubar.

"Masih ada orang-orangnya. Tapi, sulitnya sekarang ini bagi kami itu adalah menemukan visinya. Dari lima orang, empat sama, satu beda, kan sama saja nggak ketemu," urai Didi.

Element pun sebenarnya masih ada kontrak satu album lagi dengan label rekaman. Sekarang label juga kelimpungan, karena pasar musik yang stagnan dan penjualan CD berkurang. Untuk itulah, pihaknya merasa tak ada deadline untuk merampungkan proyek album tersebut. 

"Karena yang mereka (label rekaman) cari sekarang, yang ada duitnya," imbuh Didi.

0 komentar :

Posting Komentar